Press "Enter" to skip to content

Sat Reskrim Polres Sawahlunto Laksanakan Conferensi Pers Terkait Tindak Pidana Pencurian Pemberatan

sawahlunto.sumbar.polri.go.id – Satuan Reserse Kriminal Polres Sawahlunto melaksanakan conferensi Perss ungkap kasus Curat (Pencurian dengan Pemberatan) yang dipimpin oleh Kapolres Sawahlunto AKBP Zamrony wibowo, S.IK, M.H diwakilkan Wakapolres Kompol Jerry Syahrim didampingi Kasat Reskrim Polres Sawahlunto AKP Julkipli Ritonga, S.H, S.IK dan dihadiri oleh rekan rekan media cetak dan Online. Rabu (20/03/2019) Pukul 14.30 Wib.

Dalam Conferensi Perss Kapolres Sawahlunto melalui Wakapolres Kompol Jerry Syahrim menyampaikan bahwa Sat Reskrim Polres telah berhasil mengungkap perkara Pencurian dengan pemberatan yang terjadi pada tanggal 13 Maret 2019 dan 14 Maret 2019 di 2 lokasi yaitu TKP I berlokasi di Jalan Saringan dan TKP II berlokasi di Lubang Panjang sesuai dengan laporan Polisi nomor : LP/06/III/2019 – SPKT Polsek tggl 13 Maret 2019 dan LP/05/III/2019/SPKT Res Sawahlunto tanggal 16 Maret 2019. yang dilakukan oleh dua tersangka atas nama ARJAN (19) pengendara, Riyah(17).

Kasat Reskrim Polres Sawahlunto memaparkan pada saat penangkapan pelaku a.n ardian yang ditangkap di Kabupaten Sijunjung berawal dari facebook yang dipakai oleh pelaku pada saat memposting status di media sosialnya menjadi petunjuk untuk ungkap kasus, setelah kami lakukan pengecekan dan pencocokan dengan keterangan korban bahwa benar itu barang milik korban dan tim dipimpin Ipda Johanes Bregas, S.Tr.K bergerak ke Kabupaten Sijunjung untuk melakukan penangkapan. dan Tim juga melakukan penyelidikan online dan konvensional oleh Gabungan Sat Reskrim dan unit Reskrim Polsek Barangin berhasil mengamanan RY (17) warga Pekanbaru yang masih duduk dibangku sekolah di SMK Excelen YSI Gambok Kabupaten Sijunjung, Pelaku wanita berstatus pacaran dengan pelaku satunya untuk pembagian tugas pelaku RY sebagai pengutip yang di bonceng di belakang oleh pelaku satunya sebagai pengendara.

Menurut pengakuan kedua pelaku, telah beraksi 2 kali yang dilakukan dengan waktu yang berdekatan dikota sawahlunto dan untuk HP nya sudah dijual oleh pelaku melalui akun facebook dengan cara ketemuan oleh pelaku di pasar sijunjung.

Motiv yang digunakan yaitu hpnya hilang karena dihari pertama hp yang didapat kurang bagus dan dilakukan kegiatan yang sama dengan mencari hp lainnya yang target lebih bagus.

Pasal yang kami sangkakan yaitu Pasal 363 ayat 1 point ke 4 dimana ancaman pidana 7 tahun kurungan, ujar Kasat Reskrim.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *